25/02/2017

MALBAR (SK) —– Banjir yang terjadi selama dua hari di Desa Wara’ Kecamatan Malangke Barat (Malbar), telah berdampak pada lumpuhnya kegiatan belajar mengajar di SDN 160 Landungdou; terendamnya 80 ha persawahan pertanian yang kemungkinan akan mengalami gagal panen serta terendamnya lima dusun, masing-masing dusun Landungdou, Rakki-Rakki, Labou, Durian Bela dan Werinni.

Akibat kondisi tersebut, pada Kamis 23 Februari, Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Utara langsung terjun ke lokasi kejadian dengan membawa 200 paket bantuan. Bantuan tersebut terdiri dari gula, teh, minyak goreng, dan mie Instan. Bantuan tersebut diserahkan Kepala Pelaksana BPBD yang diwakili Rahmat Anshari. Bantuan diberikakepada Camat Malbar Sulpiadi, untuk diteruskan kepada 15 KK yang diwakili oleh Kepala Dusun Landungdou dan Rakki-rakki.

Usai memberikan bantuan, Sulpiadi selaku Camat Malbar, meminta kepada seluruh korban banjir yang mendapat bantuan agar tetap tabah dan memanfaatkan bantuan yang diberikan pemerintah. “Sabar ki, tabah ki, manfaatkan bantuan yang tidak seberapa ini. Insya Allah, di balik musibah ini pasti ada hikmah di dalamnya,” begit Sulpiadi berpesan.

Senada dengan Camat Malbar, Rahmat Anshari, juga meminta seluruh korban agar tetap tabah dan tawaqqal, berserah diri kepada Tuhan. Sebab di balik sebuah peristiwa tersimpan sejuta hikmah di dalamnya. “Yang namanya musibah, memang terasa tidak bagus buat kita, tapi yakin dan percaya, di balik sebuah peristiwa, tersimpan sejuta hikmah di dalamnya,” pungkas Alauddin.

Usai acara penyerahan bantuan, seluruh masyarakat yang hadir tak lupa mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah memberikan bantuan. “Bantuan ini setidaknya bisa meringankan beban kami. Terima kasih banyak kami ucapkan kepada pemerintah Luwu Utara,” ujar seorang warga mewakili para korban banjir


 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

kartal escort pendik escort sex hikaye